Skip navigation

Kata peribahasa, lain lubuk, lain ikannya. Lain ladang, lain belalang. Lain negeri, lain pula hukumnya. Hukum yang berlaku di sebuah negara, bisa jadi merupakan hal yang konyol jika diterapkan di negara lain. Nah, berikut tulisan kecil mengenai hal-hal unik tentang hukum yang berlaku di beberapa negara. Jadi, bagi Anda yang berencana traveling mancanegara, informasi ini penting untuk diketahui. Jangan sampai karena tidak tahu, Anda justru malah harus membayar denda atau bahkan menghabiskan liburan di penjara!

1. Dilarang memberi makan burung merpati – Italia
Hukum ini berlaku khususnya di kota Venesia. Masyarakat disana tidak ingin bangunan mereka dikotori dengan kotoran merpati dan tidak suka jika turis mengotori St. Marks Square (lapangan yang terkenal akan populasi merpati di Venesia) dengan memberi makan burung merpati. Mereka juga tidak suka jika ada turis yang duduk-duduk tanpa mengenakan baju atasan (alias topless, hehe, apalagi kalau perempuan!), memanjat air mancur, atau duduk di trotoar sambil menyantap sandwich.

Hukuman: Awalnya hanya berupa peringatan. Denda bisa mencapai $600, tapi bisa hanya $50-60 jika kita langsung membayar. Tetapi polisi masih memberikan toleransi bagi turis yang memberi makan burung merpati untuk diabadikan dengan kamera.

2. Berhenti di Autobahn (jalur kendaraan bermotor di negara Jerman, Austria, atau Swiss) – Jerman
Kehabisan bensin di jalan raya legendaris (mungkin yang terkenal/jalan raya besar) adalah perbuatan yang ilegal. Jika kita benar-benar kehabisan bensin dan terpaksa harus mendorong mobil ke tepi, itu juga dikategorikan ilegal, … dan menakutkan (karena kondisi jalan yang sangat ramai)!

Hukuman: Denda sedikit dibawah $100 karena membahayakan pengemudi lain (satu karena kehabisan bensin, dan satu lagi karena berjalan)

3. Mengemudi tanpa mengenakan baju atasan – Thailand
Walaupun cuaca tropis sepanas apapun, jangan sampai kita mengemudi tanpa pakai baju di Thailand. Polisi akan langsung menilang Anda jika mereka melihat Anda mengemudi (mobil atau motor) tanpa mengenakan baju. Hehe, apalagi kalau perempuan ya?

Hukuman: Tamparan di pergelangan tangan atau bahu. Besar denda sekitar $10

4. Membayar dengan uang receh (penny) – Kanada
Hukum Keuangan Kanada tahun 1985 mengatur tentang bagaimana uang koin harus digunakan, termasuk batasan maksimal yang diperbolehkan untuk sebuah transaksi. Maksudnya apa? Jangan coba-coba menggunakan uang receh untuk membeli barang seharga $10, atau bahkan menggunakan koin $1 untuk membayar barang seharga lebih dari $25.

Hukuman: Jika penjual bersedia menerima uang receh Anda, maka tidak ada masalah. Tetapi, secara hukum, mereka berhak mengusir Anda pergi dari toko mereka.

5. Dilarang berciuman di stasiun kereta – Perancis & Inggris
Ehm, kalau ini sih di Indonesia termasuk hukum etika yang tidak tertulis. Sepertinya hukum ini sudah tidak berlaku lagi di Perancis & Inggris, tetapi ada perusahaan kereta api di Inggris (Virgin Trains) yang membuat papan larangan “No Kissing” di stasiunnya di Warrington Bank Quay, barat laut Inggris.

Hukuman: Petugas di Warrington Bank Quay akan meminta dengan sopan supaya kita berpindah tempat ke “kissing zone” dekat parkiran mobil.

6. Mengendarai mobil yang kotor – Moskow
Beberapa orang mengatakan ini hanya alasan bagi polisi Moskow untuk menilang pengemudi. Tidak ada batasan yang jelas mobil yang kotor itu seperti apa. Sebuah suratkabar mengadakan survey untuk mengetahui definisi “kotor” – hampir setengah jumlah responden menyatakan bahwa mobil termasuk kotor jika kita tidak dapat mengenali plat nomornya, sedangkan 9 % mengatakan bahwa mobil kotor jika kita tidak dapat melihat pengemudinya.

Hukuman: Kita bisa kena tilang. Denda, seperti di Indonesia, bisa dinegosiasikan. Jika kita bisa “memberikan” $100, maka boleh melanjutkan perjalanan.

7. Berjalan-jalan dengan pakaian renang – Grenada
Beberapa turis mengalami pengalaman buruk ketika mereka berjalan-jalan di pantai dan di kota hanya dengan mengenakan baju renang. Petugas polisi mengenakan denda kepada mereka dan sepertinya juga kepada orang yang memakai celana jins yang terlalu rendah. (model hip-hop gtu, loh, yang kliatan kolornya)

Hukuman: Secara teori sebesar $270, walaupun dinas pariwisata memastikan bahwa peraturan tersebut belum benar-benar diterapkan.

8. Mengendara mobil tanpa menyalakan lampu – Denmark
Di Denmark, mobil berjalan harus dengan lampu menyala (walaupun siang hari) untuk membedakannya dengan mobil yang diparkir. Berdasar studi yang dilakukan, pengemudi akan dapat mengetahui situasi kendaraan di sekitarnya jika mobil lain menyalakan lampunya, sehingga dapat mengurangi tingkat kecelakaan. Hmmm, ini sih mirip peraturan di Surabaya ya, yang mengharuskan kendaraan roda dua menyalakan lampu walaupun di siang hari. Tapi sampai sekarang, hanya berupa anjuran saja, belum diberlakukan denda.

Hukuman: Mengemudi tanpa menyalakan lampu akan dikenakan denda hampir $100.

9. Mengunyah permen karet – Singapura
Memberi makan burung, meludah, dan tidak menyiram toilet umum juga dapat menyebabkan masalah. Hukum Singapura yang sedikit aneh berawal dari keinginan pemerintah untuk menjaga kebersihan dan kerapihan kotanya. Menjual permen karet lebih menyebabkan masalah ketimbang mengunyahnya, menurut salah satu juru bicara pemerintah. Judi akan dilegalkan pada tahun 2009 ini, dan sekarang menari di atas bar juga merupakan hal yang legal.

Hukuman: Sekitar $100, apalagi bagi kita yang lupa menyiram toilet. Banyak toilet umum di Singapura yang dapat otomatis menyiram begitu selesai digunakan, tetapi lebih bijak jika kita juga memastikannya.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: