Skip navigation

Monthly Archives: November 2007

Ada tiga friends, satunya kura2..satu lagi kodok..terus satunya lagi uler kaki seribu. Suatu hari kura2 mengundang dua temennya kerumahnya buat pesta kecil2an.
So.. mereka bertiga bikin pesta kecil di rumah kura2. Setelah asyik ngobrol, makan, minum and lain-lain… si kodok berkata :

“Eh..dari tadi kayaknya ada yang kurang ya..elu pada ngerasa gak..
Oh iya kita kok gak ngerokok ya..pantesan mulut asem banget nih..”
Kura2:”iya ya..sorry gue lupa nggak nyediain rokok…
kalo gitu lu beli aje deh ‘Dok..warungnya deket khan..!”
Kodok:”Lho koq gue sih.. khan tuan rumahn ya elu ‘Ra..”
Kura2:”iya sih.. tapi khan gue jalannya lambat.
Kalo elu khan bisa cepet..!!”
Kodok:”Ah.. nggak bisa gitu donk!!..
lagian kalo soal cepet..pasti si uler kaki seribu
lebih cepet dari gue..kakinya aja ada seribu!!!”
Kura2: “Oh iya ya.. Elu aja deh yang pergi..uler Kaki seribu..”
Uler K.1000: “koq jadi gue sih..”
Kodok : “Udah ..nggak apa-apa..elu aja..buruan. .”
Akhirnya si Uler K.1000 pergi juga untuk membeli rokok.
Si Kodok dan Kura2 nungguin sambil ngegosipin artis-artis lokal.
Lima menit menunggu…si Uler K.1000 belum dateng juga…10 menit 20 menit…satu jam…dan ternyata sampe tiga jam Uler K.1000 gak nongol2 juga. Kodok: “Kooq Uler K.1000 nggak pulang2 ya..?” Kura2: “Iya nih..gue jadi kuatir..kita susulin aja yuk, Dok…!”
Kodok: “ayuk deh..!”
Tapi pas si kura2 buka pintu…ternyata uler K.1000 udah ada di depan pintu.
Kura2: “Nah ni dia..!”
Kodok: “Iya nih dari tadi ditungguin juga…mana rokoknya. mulut gue udah asem banget nih..?!”
Uler K.1000: “Boro2 rokok…jalan aja belom..!!” Kodok: ” Haah belom jalan ..emangnya dari tadi ngapain aja…?

Uler K.1000: “Yeeeeeeeee. .elu nggak liat nih… gue lagi PAKE SEPATU!!!??? ????

Sang ayah Dan ibu sangat murka ketika mengetahui anak perempuan mereka hamil.

“Siapa is bedebah itu,” jerit sang ayah, sedang is ibu menangis.

“Suruh dia datang kesini!”

Is anak pun menelepon pria yang menghamilinya.Setengah jam kemudian sebuah Mobil Ferrari merah berhenti di depan rumah.Seorang lelaki separuh baya keluar dari Mobil, memberi salam lalu masuk Kerumah.

Lelaki itu berhadapan dengan ibu dan ayah perempuan yang telah Dihamilinya. Dia berkata, “Saya lelaki yang telah menghamili anak anda. Tapi Terus terang saya katakan saya tidak dapat menikahi anak anda karena isteri Saya tak mengizinkan.Namun bagaimanapun, saya akan bertanggung jawab.

Sekiranya anak anda Melahirkan seorang bayi perempuan saya akan wasiatkan untuknya dua buah Supermarket, sebuah hotel Dan uang tunai 5 milyar rupiah.

Sekiranya dia melahirkan anak lelaki saya akan wasiatkan untuknya dua buah Kilang, dua buah supermarket, dua buah hotel Dan uang tunai 10 milyar Rupiah.

Tapi sekiranya anak anda keguguran apakah yang harus saya lakukan?”

Sang ayah berfikir. Is ibu berhenti menangis.Akhirnya sambil menepuk bahu lelaki itu, sang
ayah berkata,

“Kalau keguguran, kamu coba lagi ya !!”

1. Ketika anda hanya berdua dengan orang tak dikenal, colek bahunya!Kemudian anda pura-pura melihat ke tempat lain..

2. Tekan tombol lift kemudian anda pura-pura kesetrum.Tersenyumlah, lalu….. ulangi lagi.

3. Pasanglah muka menyeringai kesakitan sambil memegangi kepala anda dan mengumpat: “Diam, semuanya diam!”

4. Gunakan HP anda untuk telpon ke Psikolog sambil bertanya apakah dia tahu di lantai berapa anda sekarang ?

5. Bawalah kamera dan ambillah gambar semua orang yang ada di dalam lift.

6. Pindahkan meja kerja anda ke dalam lift. Jika ada yang masuk,tanyakan apakah mereka sudah membuat janji.

7. Bentangkan papan catur di lantai lift dan ajaklah orang-orang,barangkali ada yang mau main.

8. Letakkan sebuah bungkusan di pojok, jika ada yang masuk, tanyakan apakah mereka mendengar suara tik…tik… tik…

9. Anda pura-pura jadi pramugari. Tunjukkan prosedur keselamatan penerbangan seperti di dalam pesawat terbang.

10. Ketika pintu menutup, beri pengumuman kepada orang-orang. Tenang,jangan panik, nanti pasti terbuka lagi koq.

11. Bukalah tas anda, sambil melihat ke dalam tas,tanyalah: “Udaranya cukup nggak disitu?”

12. Diam dan jangan bergerak sama sekali di pojok lift, menghadap dinding, jangan pernah keluar.

13. Bawalah wayang golek atau wayang kulit, gunakan wayang itu untuk ngobrol dengan orang di dekat anda.

14. Dengarkan suara di dinding lift dengan stetoskop.

15. Buatlah garis di lantai sekeliling anda menggunakan kapur, lalu bilang: Ini adalah wilayah SAYA

Sepasang suami istri sedang menikmati makan malam yang indah dalam rangka merayakan ulang tahun perkawinan mereka yang ke-50. Ulang Tahun Perkawinan Emas dengan 8 anak + 28 cucu + 2 cicit.

Ketika menikmati makanan pencuci mulut, si suami tiba-tiba teringat sesuatu dan kemudian menoleh ke arah istrinya dan bertanya, “Ada satu hal yang ingin kutanyakan padamu sejak lama lho. Tapi aku merasa tidak enak, jadi pertanyaan ini belum pernah terlontarkan. ….. Tapi malam ini khan kita merayakan Kawin Emas kita, kita sendiri sudah jadi Oma sama Opa, jadi… ada baiknya saya tanyakan sekarang deh…”

Si istri, “Apa sih? Tanya saja. Kenapa mesti tidak enak?”

“Gini…. anak kita yang nomor 4 kok nggak mirip sama saudara- saudaranya yang lain.Apakah papanya beda?”

Si istri kaget mendengar pertanyaan sang suami.

Ia menundukkan kepala dan nggak sanggup menatap suaminya. “Iya…..,” katanya mengaku, “Papanya beda.”

Hening…… . Mata si suami mendadak dipenuhi kabut air mata… “Ooh…,” katanya sambil menahan sesak di dada, “Kalo gitu, boleh gak aku tahu siapa papanya?”

Hening lagi…….Sembari mengumpulkan keberanian, si istri menjawab, “Kamu….”

Tersebutlah seorang juragan yang sangat terkenal pelit bernama SORRYA (bukan nama sebenarnya – red).

Pada suatu hari juragan SORRYA pergi ke sebuah plaza dan melewati rumah makan KFC. Dia berhenti sebentar, dilihatnya pada dinding kaca rumah makan tersebut ada ditempel sebuah brosur yang menarik perhatiannya.

Brosur tersebut berbunyi “MAKAN SEKARANG, CUCU ANDA YANG AKAN BAYAR” Hah, si juragan pelit melihat ini sebagai sebuah kesempatan dan masuklah ia ke rumah makan tersebut dan memesan sebanyak-banyaknya, makan sampai puas. Setelah selesai, ia segera hendak berlalu dari tempat tersebut.

Belum sempat melewati pintu dia dihadang oleh seorang pegawai yang menyodorkannya selembar Bon makanan.

SORRYA : “Bagaimana kau ini, disitukan disebut Makan dulu, yang bayar nanti cucu saya.”
Pegawai : “Betul Pak, tapi bapak lihat dulu bonnya. Ini bukan bon makanan yang bapak makan tadi. Ini adalah bon makanan kakek bapak.

Jadi giliran bapak membayarnya sekarang !!
Hehehe…